La Couleur De La Vie

                                       "C’est un peu de mon histoire"

In Memorial
Chat Room
My Music


Leave Your Message
Your Time Now
Vote For Me
Is My blog's content and design appealing to you to visit back again?

100% Yes!
50% Yes
Less than 50% yes
Not at all
No Comment

View Results

Weather @Depok
The WeatherPixie
Prayer Time
Visitor Counter
Live Page Popularity


Google
 
Ninja (Naruto) dalam Tim Robot
Thursday, January 10, 2008
Naruto emang tidak pernah aku tonton, tapi sejak awal tahun 2007 ada teman sekantor yang senang banget nonton. Lagi ngak tau mau nulis apa, tapi kalo baca judul posting tulisan ini untuk pecinta "NARUTO" mengundang tanya. Tidak ada maksud menjebak atau buat penarasan untuk baca.

ada apa hubungan Naruto versus Tim Robot KRCI 2008, tanya kenapa ??

Oke tidak perlu panjang lebar, langsung aja ... di jawab.
Kemarin setelah saya menunggu jawaban pada tim robot yang dipersiapkan untuk memberikan nama team robot sebagai calon peserta KRCI 2008. Akhirnya tiba-tiba muncul nama Chunin dan Genin.

Setelah saya tanya kenapa apa artinya, mereka cuman menjawab .. itu istilah dalam tokoh serial Naruto.
Bagus juga sih (ucapku dalam hati), tanpa pikir panjang karena kalo ada usulan lain bisa lebih lama lagi. Sedangkan Surat Pengantar dari Purek III harus segera di cetak, tinggal menunggu nama team.
Untuk membuat Unik Nama team robot, saya mengusulkan ditambahkan "-6". kenapa mesti angka 6 ? 6 (baca "G") yang berarti huruf pertama dari nama kampus Gunadarma.

Untuk civitas akademika Univ. Gunadarma tolong doa dan dukungan agar tim genin - 6 (kategori senior beroda) dan tim chuunin - 6 (kategori senior berkaki) pada KRCI 2008 bisa lolos pada kontes tingkat regional dan bisa lolos ke tingkat nasional.

Untuk teman-teman mahasiswa dan dosen yang mau bantu silahkan bergabung di ruang D313 sebagai bengkel robotika.



Hari ini penasaran juga, apa sih itu Naruto... kenapa ada chunin dan genin ? thanks wikipedia yang telah membagi pengetahuan soal Naruto dan tingkatannya.

Tingkatan ninja (Naruto)

Dalam anime dan manga Naruto, tingkatan ninja menandakan tingkatan-tingkatan yang di bagi berdasarkan kemampuan seorang ninja dalam melalui ujian yang diberikan para petinggi desa. Penduduk yang tinggal di desa Kohona, desa asal tokoh utama Naruto melewati beberapa ujian sebelum ia bisa disebut ninja, dan mendapatkan tingkatan sesuai dengan kemampuannya. Tidak semua ninja ditingkatan yang sama memiliki kemampuan yang sama, begitu juga seorang ninja dengan tingkatan rendah mungkin memiliki kemampuan yang lebih besar daripada ninja di tingkatan atasnya.

Sebagai tambahan, terdapat beberapa tingkatan jabatan atau gelar khusus yang dapat diterima seorang ninja. Jabatan dan gelar ini berbeda dengan tingkatan normal, seorang ninja mungkin memiliki gelar yang sama dengan seorang yang tingkatan normalnya lebih tinggi atau lebih rendah daripada ninja tersebut.


Tingkatan resmi


Murid Akademi

Akademi adalah tempat dimana calon-calon ninja memulai latihannya; mereka belum bisa disebut sebagai ninja sebelum mereka lulus akademi. Murid-murid di akademi diberikan materi dan latihan-latihan beladiri ninja tingkat dasar, seperti melempar shuriken dan menggunakan kunai. Beberapa jurus dasar ninja juga diajarkan di akademi ini, diantaranya adalah Henge no Jutsu, Bunshin no Jutsu, Nawanuke no Jutsu, dan Kawarimi no Jutsu.

Setelah menjalani ujian dan lulus dari akademi, murid-murid akan menerima sebuah ikat kepala dari kain dengan sebuah lapisan metal ditengahnya, dan di atas lapisan metal tersebut tercetak lambang desa tempat tinggal mereka. ikat kepala ini sering juga disebut dengan nama "pelindung dahi" atau hitai-ite.

Sebagai tambahan, ada beberapa desa yang menjalankan ujian khusus untuk murid akademi di desa mereka; murid-murid dikelompokan (tiga murid per satu kelompok), kemudian kelompok-kelompok tersebut akan diberikan ujian, dan untuk memastikan bahwa hanya murid terbaik yang dapat menjadi genin, kelompok yang lulus dibatasi hanya tiga kelompok, sisanya akan dikembalikan ke akademi untuk mengikuti ujian tahun depan.

Syarat-syarat kelulusan berbeda-beda tergantung dari kebijakan pemimpin desa. Di Konohagakure, ujian kelulusan dilakukan dengan cara memberikan tes tertulis dan ujian jurus-jurus dasar. Kirigakure pernah memberikan ujian duel hidup-atau-mati sebagai tes kelulusannya, tetapi setelah terjadi peristiwa dimana Zabuza Momochi berhasil membunuh semua murid akademi dalam tes ini. Akhirnya, ujian semacam ini dihentikan dan diganti dengan ujian baru yang lebih aman.

Genin

Setelah lulus dari akademi, seorang alumnus akan diberi tingkatan genin. Para genin ini masih masuk kedalam bimbingan seorang Jounin. Genin adalah ninja kelas rendah yang hanya menjalankan misi kelas D. Misi-misinya juga terkadang sangat sepele. Seperti menangkap anjing yang kabur, atau bersih-bersih rawa. Biasanya para genin ditempatkan di tim 4 orang, dengan satu jounin pembimbing. Tetapi nayuto pernah diberi misi level C untuk mengawal tazuna, yang malah berubah menjadi misi level A karena adanya ninja pelarian yang menyerang.

Tim yang diisi genin adalah tim yang sudah ditentukan sebelumnya dan sudah dibagi ketika melakukan ujian kelulusan. Kakashi melakukan ujian yang amat sulit. Setelah kiranya cukup mapan, para genin akan direkomendasikan menjadi chuunin di ujian chuunin. Tidak semua genin anak-anak, ada pula yang sudah berusia setengah baya saking payahnya dalam hal ninjutsu, genjutsu dan taijutsu dan tidak pernah lulus ujian Chuunin.

Chuunin

Setelah para genin lolos ujian chuunin, mereka akan diangkat menjadi chuunin oleh hokage. Para chuunin sudah setingkat kapten tim dalam tim 4 orang. Terkadang chuunin juga dipasangkan dengan genin. Para chuunin bisa mengambil misi tingkat B dan C. Misi yang dilakukan para chuunin tidaklah terlalu sulit, tetapi tetap beresiko dan berbahaya dibandingkan genin. Jumlah para Chuunin ini jauh lebih sedikit dibanding genin yang ada di dunia naruto. Timgkat kekuatan antara genin dan chuunin juga lumayan jauh. Para ninja chuunin juga diwajibkan menikah.

Jounin

Jounin atau ninja elit yang memiliki pangkat yang lumayan tinggi. Para Jounin ini adalah kekuatan utama sebuah desa tersembunyi, setelah ANBU. Para Jounin biasa diberi misi untuk menyerang daerah musuh, pembunuhan, sabotase, dan sebagainya. Misi yang mereka emban mengharuskan mereka untuk berpikir cepat dan tidak boleh sembrono atau nyawa mereka akan melayang. Jonin bisa mengambil misi tingkat A dan tingkat S. Para jounin ini sangatlah kuat dan melawan mereka tanpa persiapan matang adalah tindakan bunuh diri. Para jounin juga ada yang ditugaskan sebagai pembimbing tim genin rookie. Mereka juga bertindak sebagai guru bagi para genin tersebut.

Jounin Spesial

Jounin spesial memiliki tugas khusus seperti mengajar, medis dan sebagainya. Para ninja medis adalah jounin khusus yang tugasnya hanya mencari dan mengobati/memulangkan temannya yang terluka. Tapi tidak semua ninja medis adalah jounin spesial. Seperti Sakura dan Shizune.

ANBU

ANBU adalah pasukan elit pembunuh rahasia yang ditugasi untuk melakukan misi yang super berbahaya. Ketika melakukan misi, mereka tidak memakai nama dan tidak boleh melepas topengnya. Para anbu biasa bertindak sebagai mata-mata, Oinin ( ninja pemburu ), pemusnah mayat, pembunuhan rahasia, inteljen desa, maupun perlindungan terhadap hokage. Mereka juga kebagian tugas menghadapi ninja kelas S yang kebanyakan ninja tidak ingin melawannya. Kakashi masuk tim anbu di umur 16 tahun. Para anbu bergerak secara misterius dan diam-diam. Para anbu biasanya terdiri dari para Jounin. Di konoha, ada divisi anbu yang terpisah dan bergerak lebih rahasia lagi yang diberi sebutan ANBU "Roots" . Mereka dididik untuk menjadi mesin perang sempurna dan tanpa perasaan. Sai adalah anggota divisi ini. Mereka tidak punya nama, perasaan, rumah, keluarga, yang mereka punya hanyalah misi; itulah motto dari "roots"



Tingkatan tidak resmi


Nukenin

Nukenin adalah para shinobi yang lari dan mengkhianati desanya. Seorang ninja seumur hidupnya harus tinggal di desa mereka dan keluar hanya untuk menjalankan misi. Para nukenin ini ada yang berkelompok ada pula yang personal. Para nukenin ini kebanyakan adalah kriminal di desa asal mereka. Ada pula nukenin yang masuk ke desa lain dan menjadi anggota desa tersebut.

Oinin

Oinin adalah ninja pengejar yang misinya adalah mengejar dan menghancurkan target. Tidak selamanya mereka harus mengejar kriminal atau nukenin. Ada pula ninja biasa yang ditugasi mengejar sekelompok ninja lain yang melarikan diri dari pertempuran. Seperti tim shikamaru yang ditugasi untuk mengejar sasuke. Atau ketika dia mengejar Hidan dan Kakuzu.

Kelas S

shinobi kelas S adalah shinobi dengan tingkat kekuatan tertinggi dalam dunia naruto. Mereka sangat kuat dan beberapa diantaranya adalah kage dari desa-desa tersembunyi. Hampir semua ninja lebih memilih menghindar daripada menghadapi ninja kelas S. Banyak dari ninja kelas S adalah ninja pelarian dan kriminal. Para Sannin adalah ninja dalam golongan ini. Semua anggota Akatsuki juga golongan ninja ini.

Sannin

Sannin adalah para ninja yang telah melewati tingkatan Jounin. Sejauh ini hanya ada 3 sannin. Mereka memiliki kemampuan yang luar biasa dan diatas rata-rata, bisa disamakan dengan para Kage. Bahkan Itachi dan anggota akatsuki lainnya masih berpikir 2 kali untuk menghadapi mereka secara frontal. Mereka bisa disebut sebagai ninja pertapa.

Kage

Hokage, Mizukage, Kazekage, Raikage, Tsuchikage adalah ninja tertinggi yang memimpin suatu desa tersembunyi. Biasanya mereka memiliki kemampuan diatas rata-rata dan cukup disegani. Sejauh ini baru Hokage dan Kazekage yang sudah ditunjukkan rupanya. Gelar kage hanya diberikan pada pemimpin 5 desa tersembunyi negara besar ninja saja.

   * Hokage (Bayangan Api) Kage dari Konohagakure.
* Kazekage (Bayangan Angin) Kage dari Sunagakure.
* Mizukage (Bayangan Air) Kage dari Kirigakure.
* Raikage (Bayangan Petir) Kage dari Kumogakure.
* Tsuchikage (Bayangan Bumi/tanah) Kage dari Iwagakure.

Labels: , ,

posted by Musa @ 5:06 PM   0 comments
Line Following (Bagian I)
Monday, December 03, 2007
Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) ditingkat Perguruan Tinggi se-Indonesia akan diselenggarakan secara regional, Bagi pemenang dipastikan akan ikut berlomba ditingkat nasional pada bulan Juni 2008. Dari beberapa tahun ini pelaksanaan KRI atau Event International pada daerah robot automatis terdapat garis bantu. Garis bantu yang terdapat pada lantai umumnya di sebut Line Following Robot.

Line Follower adalah salah satu metode operasi robot yang mengikuti garis di atas lantai. Metode operasi dasar pada line follower sebagai berikut:

  1. Capture line position with optical sensors mounted at front end of the robot. Most are using several number of photo-reflectors, and some leading contestants are using an image sensor for image processing. The line sensing procss requires high resolution and high robustness.
  2. Steear robot to track the line with any steearing mechanism. This is just a servo operation, any phase compensation will be required to stabilize tracking motion by applying digital PID filter or any other servo argolithm.
  3. Control speed according to the lane condition. Running speed is limited during passing a curve due to friction of the tire and the floor.

Ada dua cara penentuan garis terhadap lantai :
  • Garis putih pada lantai yang hitam
  • Garis hitam pada lantai yang putih.

Umumnya pada perlombaan mengadopsi cara pertama dengan lebar antara 15 sampai dengan 30 milimeter.


Prinsip Kerja Sensor Proximity (by Setiawardhana & Ali Husein)

  1. Sensor akan menerima lebih banyak cahaya bila obstacle mendekati warna putih
  2. Bila garis terang maka sinyal LED dapat dipantulkan
  3. Transistor menjadi aktif sehingga output mempunyai tegangan rendah (mendekati 0 Volt)
  4. Sebaliknya output menjadi tinggi (mendekati 5 V)


Perancangan Sensor Proximity 4 bit
(by Setiawardhana & Ali Husein)

Labels: , ,

posted by Musa @ 5:39 PM   0 comments
Cerita kecil di Sore Hari @D23
Friday, November 23, 2007
Sekedar sapaan waktu papasan di lorong D23, eh teman. Kata teman2 dengar cerita kalo sesepuh dan mempuni di bidang Robotika. Ternyata langkah kaki terhenti sejenak.... ada pembicaraan yang cukup menarik karena terlibat yang sama.

Pembicaraan cukup serius, maklum mungkin sama menyukai bidang Robotika ....(pointnya aja ya :)

DTn : "Pake Motor apa ????!!!"
Musa : Dengan tanpa menyepelekan "Pake Motor DC"
DTn : "Loh kok pake Motor DC, Emang tidak kelewat kalo mau belok"
Musa : Masih dengan tidak sadar, dengan baik saya menjawab "Iya Pak, itu yang paling murah dan paling kuat untuk menggerakkan Robot"
DTn : "Kenapa tidak pake Motor Stepper atau Servo"
Musa : "Sulit pak kalo mau pake yang gituan, lagi pula beban bisa 10 KG ... pasti ngak kuat"
DTn : "Emang tidak kelewat kalo mau belok ?"
Musa : "Bisa pak khan Musa pake kontrol PID, Malah bisa atur RPM"
DTn : "Gimana cara ngatur bisa belok ..."

CUTTTTT, silahkan di pikirkan sendiri gimana selanjutnya. Sori ngak bisa di lanjutkan karena alasan tertentu. Positif thinking aja deh, Musa berharap beliau hanya menguji Musa.....

kejadian :
Di sore hari abis restart server Wireless di Lantai 7 Gedung 4.

Labels:

posted by Musa @ 7:38 PM   0 comments
XL Anugerahkan Indonesia Berprestasi Awards 2007
Sementara iseng-iseng browse dan lagi minta cari info soal robot di Google Search dengan key "Robot" tanpa sengaja ketemu tulisan Amanah Ramadiah di situsnya XLCare. Setelah penasaran langsung aja klik link tersebut.

Masih belum percaya akhirnya cari informasi lebih banyak di situs XLCare dan ternyata terjawab, bahwa Amanah masuk nominasi Indonesia berprestasi Award dalam kategori Teknologi dari salah satu perusahaan di bidang telekomunikasi.

Dari informasi yang saya tanyakan ke Amanah, bahwa dia ditunjuk langsung menjadi nominator setelah pihak panitia mendapatkan informasi bahwa dia mendapatkan emas di Romania.
Nah ini dia latar belakangnya :
  • Menggugah semangat bangsa Indonesia untuk berbuat sesuatu, menjadi yang terbaik dan berprestasi di bidang apa saja.
  • Memunculkan kembali kebanggaan bangsa, sehingga bisa memberikan energi baru dalam optimism menjadi subyek dalam peradaban dunia yang kini tanpa batas.
  • Sebagai langkah konkret tanggungjawab sosial XL, sebagai sebuah institusi bisnis di Indonesia yang memiliki perhatian besar pada persoalan bangsa.
Saya begitu bangga, hasil yang kami kerjakan menjadi salah satu nominator dan diperhitungkan dan mendapatkan penghargaan di bidang teknologi. Walau tidak menang dalam penghargaan tersebut, minimal sudah masuk dan terpilih menjadi salah satu nominator award sudah membanggakan.



Amanah Ramadiah (Tangerang)

03_teknologi_amanah.jpgKarya:
Pencipta Robot Pendeteksi Bom ”Bombuster”

Deskripsi karya:
Belum lekang dalam ingatan kita peristiwa Bom yang mengguncang Indonesia. Banyaknya korban jiwa dan citra negara yang semakin terpuruk merupakan akibat yang diderita apabila kurang adanya upaya pencegahan hal tersebut.

Amanah di usianya yang masih amat muda mampu menciptakan suatu robot yang mampu mendeteksi bom dan memindahkan bom tersebut ke tempat yang aman. Robot ini bahkan meraih medali emas dalam Kompetisi Robot Internasional INFOMATRIX di Rumania.

Keunggulan:
Robot pendeteksi bom merupakan satu solusi yang diciptakan Amanah, di usianya yang masih teramat muda. Penghargaan yang pernah diterima selain mengharumkan nama bangsa di dunia internasional juga memberi satu harapan mengenai penanganan isu terkait di Indonesia.

Sumber : XLCare

Labels: , , ,

posted by Musa @ 10:09 AM   0 comments
Amanah Ramadiah, Peraih Medali Emas di Rumania
Friday, July 06, 2007

Oleh redaksi
Senin, 28-Mei-2007, 19:35:04




GAUL - Masih ingat dengan Amanah Ramadiah, Gauler SMPN 1 Kota Bengkulu yang sempat meraih juara II nilai UN tertinggi 2006? Sekarang, doi berhasil mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Internasional Infomatrix di Bucharest Rumania, 13 – 16 Mei lalu, dengan menyabet medali emas untuk kategori Hardware control.Amanah

Hebatnya lagi, buah hati Adharsyah – Muhartini Salim, SE, MM (dekan FE Unib) yang lahir di Bengkulu, 4 April 1991 ini, merupakan satu-satunya peserta cewek di Hardware control. So.. pasti dech.. kebahagian langsung menyelimuti si bungsu dari 2 bersaudara ini. Wajah cantik ce berjilbab yang hobby main komputer ini sempat menghiasi layar kaca TV nasional. Duhh.. seneng banget kak.. , aku Gauler yang sekarang sekolah di SMA Kharisma Bangsa, Sekolah Internasional Indonesia – Turki di Pondok Cabe, Tangerang ini, yang dihubungi Gaul via telpon.
Dengan bimbingan guru Zaser Calis dari Turki dan Purnawarman Musa, dosen Universitas Guna Darma, alumni SDN 3 Kampung Bali ini berhasil menciptakan robot Bombuster untuk mendeteksi bom en sekaligus mengamankannya. Hasil kerja ce yang tinggal di Jalan Budi Utomo RT II No 11A Kandang Limun ini sejak awal Februari lalu, membuahkan hasil. Nggak tanggung-tanggung, doi berhasil mengalahkan peserta dari 17 negara. Sebuah prestasi yang luar biasa buat anak Bengkulu.

Siapa bilang anak Bengkulu kalah. Buktinya, menang kok! Yang penting jangan pernah ada kata menyerah, selalu berusaha dan jangan lupa berdoa. InsyaAJJI akan berhasil, pesan sobat Gaul yang baru duduk dikelas X di sekolah yang dibiayai selama 3 tahun ini.

Olimpiade internasional Infomatrix itu terdiri dari 4 kategori lomba. Yaitu, computer art, digital contents, programing en hardware control. Indonesia hanya mengirim 4 tim untuk 2 kategori yakni 3 tim
untuk hardware control dari Tangerang, Aceh en Depok. Sedangkan 1 tim lagi untuk computer art. Sementara, peserta mencapai 300 tim dibabak awal dan 80 tim dimasa final. Dan anak Bengkulu, berhasil menyabet medali emas itu! (joe)


Sumber : Harian Rakyat Bengkulu

Labels: , , ,

posted by Musa @ 10:40 AM   0 comments
Dua Robot Buatan Siswa SMA Menang Kompetisi Internasional
Thursday, June 07, 2007
JAKARTA, KCM - Siswa-siswa SMA dari Indonesia kembali membawa harum nama bangsa di pentas dunia. Dua buah robot buatan siswa-siswi SMA Indonesia memenangkan dua penghargaan dalam The International Project Competition InfoMatrix kelima yang berlangsung di Rumania, 14-15 Mei 2007.

Dalam kompetisi tahunan tingkat internasional yang diselenggarakan Lumina University, Universitatea Din Bucharest, dan Departemen Pendidikan Rumania itu, masing-masing memperoleh medali emas dan perak. Medali emas diberikan kepada Amanah Rahmadia, siswi SMA Kharisma Bangsa, Tangerang, Banten. Sedangkan, medali perak diperoleh Dipa Raditya dari SMA Pribadi, Depok, Jawa Barat dan Riyandi Pratama Putra dari SMA Semesta, Semarang, Jawa Tengah.

Robot bernama Bombuster yang dibuat Amanah sukses melakukan simulasi memindahkan replika bom ke tempat yang aman. Sedangkan robot buatan Dipa dan Riyan berhasil mendemonstasikan kemampuannya menemukan titik api dan memadamkannya secara otomatis serta mengirimkan peringatan adanya bahaya kebakaran melalui SMS.

Keberhasilan ini cukup mengejutkan. Sebab, seperti dituturkan kepada KCM melalui telepon usai tiba di tanah air, Dipa mengatakan, ia dan rekan satu timnya baru pertama kali mengikuti lomba tersebut. Bahkan, ia sendiri baru mempelajari teknologi robotika sejak 3-4 bulan lalu atas bimbingan seorang dosen Universitas Gunadarma Purnawarman Musa. Beruntung ketiganya sama-sama di sekolah yang tergabung dalam jaringan kerja sama Indonesia-Turki di bawah Yayasan Tasiad dan mendapat dukungan dari staf pengajar dan pengasuh.

"Awalnya saya diberitahu guru komputer kalau ada lomba di Internet lalu dikenalkan kepada seorang dosen Gunadarma," ujar Dipa yang masih duduk di tingkat dua. Kemudian atas insiatif pimpinan masing-masing sekolah, ia dipertemukan dengan Riyan untuk mengerjakan proyek bersama di Depok.

Meski kedua tim dari Indonesia sama-sama membuat robot, Infomatrix pada dasarnya bukan kompetisi robotika. Ada 4 kategori yang dilombakan, yakni computer art, programming, digital content, dan hardware controlling. Selain kedua robot, di kategori hardware controlling, tim dari SMA Fatih Banda Aceh yang membuat Drunk Detector Car juga mendapatkan medali perak.

Penulis: Wah


Sumber : KCM - Kompas Media Cyber (24 Mei 2007)

Labels: ,

posted by Musa @ 10:45 AM   0 comments
Emas Untuk Robot Pencium Bom
Friday, May 25, 2007
Siswa sekolah menengah atas dari Indonesia memenangkan kontes The Intenational Project Competition InfoMatrix di Bucharest Rumania, yang digelar pada 14-15 Mei lalu. Robot rakitan mereka mendapat penghargaan dalam kompetisi internasional yang diselenggarakan Lumnia Universitatea Din Bucharest dan Departemen Pendidikan Rumania. Dalam kompetisi yang diikuti 300 peserta dari 50 negara itu, robot wakil Indonesia menyabet medali emas dan dua perak untuk kategori hardware control. Ada empat kategori yang dilombakan, yaitu computer art, programming digital content, dan hardware control.

Medali emas diberikan kepada Amanah Rahmadiah siswi SMA Kharisma Bangsa, Tangerang, Banten. Amanah merakit robot yang bisa mendeteksi keberadaam bom lewat reaksi kimia bahan bom dengan udara. Setelah "hidung" robot mencium keberadaan bom, kameranya akan mengecek apakah itu benar-benar bom.

Jika memang bom, robot akan mengambil bom itu dan memasukannya ke kotak antibom. Selanjutnya memboyong bom itu ketempat yang sepi. "Jadi semangatnya untuk meminimalkan korban", kata purnawarman Musa, dosen pembimbing Amanah dai Universitas Gunadarma. Panitia menyediakan empat medali perak untuk kategori hardware control. Untuk bidang ini, dapat diboyong dua perak. "Selain Orisinalitas ide, juga ditekankan kegunaannya di kehidupan sehari-hari. kata purnawarman. Dan ditekankan, alat tersebut bisa menjadi solusi terbaik.

Negara kita akhir-akhir ini dikenal karena banyak pengeboman. Maka saya ingin merancang alat untuk menimbulkan korban. "kata Amanah Rahmadiah, Amanah pun menggarap Bombuster sejak Februari 2007. Jerih payahnya menghasilkan emas ajang tahunan itu. Sedangkan medali perak diperoleh Dipa Raditya dari SMA Pribadi, Depok, Jawa Barat, dan Riyandi Pratama Putra dari SMA Semesta, Semarang. Robot berjuluk Mobile Fire Extinuisher buatan Dipa dan Riyan berfungsi menemukan titik api dan memadamkannya. Jika kebakaran terlalu besar, sang robot akan mengirim peringatan adanya bahaya kebakaran melalui SMS.

Ketika di Rumania, robot kami mengalami kendala. Ada beberapa bagian yang tidak berfungsi, kata Dipa sehingga dia hanya memaparkan ide dan pemrograman di hadapan juri. Keunggulan robot kami, karen bentuknya kecil, dia bisa masuk kesudut mana saja yang tidak tejangkau pemadam, katanya. Dan itu berhasil meyakinkan juri. Untuk membikin Bombuster dihabiskan dana sekitar Rp 5.5 juta. Sedangkan untuk Mobile Fire Extinguisher dibutuhkan sekitar Rp 4 Juta selain kedua robot itu , tim dari SMA Fatih.Banda Acah, yang membuat Drunk Detector Car, juga mendapat medali perak untuk kategori yang sama.

Sumber : Gatra Edisi 24 - 30 Mei 2007

Labels: ,

posted by Musa @ 11:01 AM   0 comments
About Me

Name: Musa
Home: Depok, Jawa Barat, Indonesia
About Me: Seorang yg sederhana, moderat, individu serta suka dedikasi dan komitmen dalam semua aspek hidup. Dalam pandanganku sendiri sebagai seorang stabil, bertanggung jawab, percaya diri dan orang penuh kasih yang mempunyai niat baik. Kenangan dari segalanya langkahku merupakan pengalaman berharga dimasa mendatang. Petualanganku dimulai dari pulau “Celebes” yang lebih dikenal dengan Sulawesi. Tepatnya di daerah Gorontalo tempat kelahiran dan masa-masa kecilku bermain dan tumbuh. Minat yang berkisar akademis terutama hardware system, petualangan. Mengunjungi suatu tempat dan hidup bebas dari “penjajahan” kesenangan penuh kasih. Bagaimanapun, seorang Purnawarman Musa masih merasakan bahwa aku bukanlah seorang yang sempurna.


YM ID : adadegh
See my complete profile
Facebook ID
Previous Post
Archives
Current Moon
CURRENT MOON
moon info
Other My Blog

Coretan

↑ @Gunadarma University

Serpihan-serpihan Catatanku

↑ @Blogsome dot Com

Links
This Day in History

Total Online
UG Radio
Powered by

BLOGGER

© 2005 La Couleur De La Vie Template by Isnaini Dot Com